internasional

nasional

cerita

» » » Lokalisasi

Perkembangan zaman dewasa ini, telah merubah standarisasi kehidupan manusia. Kemajuan teknologi, mekanisasi, industrialisasi dan urbanisasi menyebabkan kesulitan beradaptasi dan menyebabkan kebingungan, kecemasan, dan konflik-konflik, baik yang terbuka dan eksternal sifatnya, maupun yang tersembunyi dan internal dalam batin sendiri, sehingga banyak orang mengembangkan pola tingkah laku menyimpang dari norma-norma umum atau berbuat semau sendiri demi kepentingan pribadi. Adat istiadat dan kebudayaan mempunyai nilai pengontrol dan nilai sanksional terhadap tingkah laku anggota masyarakat. Sehingga tingkah laku yang dianggap tidak cocok melanggar norma dan adat-istiadat atau tidak terintegrasi dengan tingkah laku umum dianggap sebagai masalah sosial (Kartono, 1999:2). 


Salah satu bentuk penyimpangan norma (penyakit masyarakat) yang dianggap sebagai masalah sosial adalah prostitusi, yang mempunyai sejarah yang panjang (sejak adanya kehidupan manusia telah diatur oleh norma-norma perkawinan) dan tidak ada habis-habisnya yang terdapat di semua negara di dunia. W.A. Berger dalam tulisannya Maatschappelijke Oorzaken der Prostitutie menulis defenisi bahwa Prostitusi ialah gejala kemasyarakatan dimana wanita menjual diri, melakukan perbuatan-perbuatan seksual sebagai mata pencaharian. Ini menunjukkan bahwa Pelacuran atau prostitusi adalah peristiwa penjualan diri dengan menjualbelikan badan, kehormatan dan kepribadian kepada banyak orang untuk memuaskan nafsu dengan imbalan atau bayaran. 

Pekerja seks komersial sangat erat kaitannya dengan seks bebas. Sekarang seringkali ditemukan seks bebas pada remaja yang disebabkan beberapa faktor seperti: kemiskinan, tekanan yang datang dari teman pergaulannya, adanya tekanan dari pacar, adanya kebutuhan badaniah, rasa penasaran, ataupun pelampiasan diri. Kita dapat melihat bahwa alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat struktural. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin dan yang kaya semakin kaya. Memburuknya kemiskinan pada wanita, baik akibat status yang rendah ataupun penurunan kondisi perekonomian global, berpengaruh terhadap meningkatnya pelacuran. (Koblinsky, dkk : 1997). 

Sebagai makhluk sosial, manusia hidup berinteraksi dengan yang lain dan slalu terkait dengan hubungan sosial yang kompleks. Pada masyarakat ditemui beragam pola atau bentuk hubungan (relasi) yang terjalin di antara mereka. Salah satunya adalah hubungan patron klien. Dimana patron yang berarti orang yang memiliki kekuasaan atau power terhadap orang lain, dan klien yang berarti bawahan atau orang yang diperintah. Istilah ‘patron’ berasal dari ungkapan bahasa spanyol yang secara etimologis berarti ‘seseorang yang memiliki kekuasaan (power), status, wewenang dan pengaruh’ (Usman, 2004: 132). Sedangkan klien berarti ‘bawahan’ atau orang yang diperintah dan yang disuruh. Terdapat unsur pertukaran barang dan jasa bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pola hubungan patron-klien. Dengan demikian, terlihat jelas bahwa pola hubungan seperti ini merupakan teori pertukaran yang berasumsikan bahwa transaksi pertukaran akan terjadi apabila kedua belah pihak dapat memperoleh keuntungan-keuntungan dari adanya pertukaran tersebut. 

Hubungan-hubungan sosial yang menimbulkan interaksi sosial baik terhadap individu-individu atau pun kelompok pada suatu ruang dan tempat itu dapat terjadi ketika ada yang membutuhkan dan ada yang memberi serta ada yang mengayomi. Misalnya dalam kegiatan pelacuran dikenal adanya germo sebagai sesuatu yang sangat penting bahkan mutlak adanya, germo diartikan sebagai orang (laki-laki atau wanita) yang mata pencahariannya baik sambilan maupun sepenuhnya menyediakan, mengadakan atau turut serta mengadakan, membiayai, menyewakan dan memimpin serta mengatur tempat untuk praktek pelacuran yakni dengan mempertemukan atau memungkinkan bertemunya wanita pelacur dengan laki-laki untuk bersetubuh.

About Dodoy Kudeter

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply