internasional

nasional

cerita

mungkin sudah cukup lama


Cukup  lama aku nggak bertemu dengannya..
Dengan salah satu orang yang pernah menjambak rambutku(waktu masih gondorong)..
Ku dengar sekarang dia PKL di salah satu perusahaan besar di kota minyak..
Selama kurang lebih 2 bulan dia magang disana..
Marbun..
Aku memanggilnya begitu..
pada malam itu(aku lupa tanggal berapa)
Aku makan tahu tek-tek di bundaran( perempatan lembuswana)
Bertiga bersama temannya bernama ratih(yang juga pernah ku pacarin)..
Emmm..pertemuan terakhir yang singkat..
Kita ngobrol dengan asik, penuh tawa..
Tapi, tawa ku terhenti waktu tanganku menyentuh perutnya..
Ternyata di perutnya di lilitkan semacam kain yang gunanya untuk mengurangi kegemukan..
Yups.. bener..
Dia perempuan yang selalu menghormati penampilannya sendiri..
Kebanyakan perempuan-perempuan di Balikpapan pun seperti ini..
Menjaga penampilan..tapi aku lebih senang menyebutnya dengan pemikat laki-laki..
Menurutku dia melakukan itu bukan hanya sebatas rapi,.
Sadar atau nggak sadar..dia melakukan itu karena ingin di pandang menarik oleh lawan atau sejenisnya.
Walaupun begitu, dia salah satu orang yang ku sayangi setelah komputerku..
Mungkin sekarang dia bahagia..karena udah tunangan..
Tapi ku baru dengar klo orang batak ada pake tradisi tunangan..
(emmm..mungkin Cuma di keluarganya dia aj)
Klo nggak salah nama tunangannya dandan..
Cowok paruh baya yang kerja di KPC.
Selama menjalin asmara..(cieeee) denganya..
Bahkan sampai sekarang ku nggak pernah ngasih dia hadiah..(iya tau,ku nggak romantic)
Aku pernah marah besar denganya..
Hasilnya..
Hapenya jadi korban..
Waktu itu klo nggak salah lagi ada pemilu 2009..
Emmm..penasaran penyebabnya apa…
?????
boleh nanya langsung orangnya..
kebetulan masih hidup(ups..hahahhaa)
(diam sejenak)
Apapun itu..
Aku Cuma mau bilang..
SELAMAT ULANG TAHUN..bun..

sedikit lupa ingatan

Marbun..,aku memanggilnya begitu..
Perempuan batak yang menurutku lumayan cantik. Dia adalah keponakan salah satu kawanku…
Awal 2008 aku mengenalnya..hubungan kami identik dengan kata pacaran..
Cuma identik..tapi bukan pacaran..
 Aku agak sensitive klo menceritakan ini..
Cerita yang seharusnya nggak boleh di ceritakan..
Namun karena aku orangnya bandel..
Biar saja ku ceritakan…
Emmm…jadi teringat kata orang..
Klo cinta itu butuh pengorbanan,.
Mungkin dengan dia, aku pertama kali berkorban…
Berkorban ini..berkorban itu..
Dan mungkin yang paling parah..hampir-hampir aku nggak bisa lagi makan menggunakan sendok dengan tangan kananku..
Cerita dengannya begitu banyak..sampai-sampai aku lupa menaruhnya di dalam memori otak ku..
Emmm…mungkin skripsnya masih tertinggal di kamar kost..
Tapi waktu dengannya aku sadar, klo hidup bersama orang yang di sayang akan lebih hidup di bandingkan dengan hidup di tengah orang yang nggak di kenal..
Hahahha…mungkin Cuma butuh proses..
Yeah..mungkin proses..proses yang lama..cukup lama..hingga tak sadar jenggot udah tumbuh lebat..
Sampai akhirnya kami mengakhiri hubungan yang seperti biasa menjadi tak biasa..
Walaupun demikian, kita tetap menjalin hubungan seperti biasa dengan kadar pertemuan dan sentuhan sedikit di kurangi..
Hehehhehe….
Mungkin dia masih belum bisa melupakan…
Atau aku yang belum hilang ingatan..
marbun.
ah..cerita lama