internasional

nasional

cerita

Setelah 5 Tahun Lewat (oleh: Si Kacamata Kosong)

Rasa rasanya, berbahagialah para peserta tahun ini. Tak seperti lima tahun sebelumnya. Peserta tahun ini tidak lebih banyak. Berjatuhan satu demi satu, seperti hukum rimba saja? Selanjutnya, bagi calon peserta yang kurang beruntung, kalimat pamungkas “ silahkan coba lagi” seolah menjadi kawan dekat yang menjengkelkan. 

Sementara, aku juga memikirkan hal lain, football club asal spanyol yang kudukung –tidak sepenuh hati—dalam dua kali pertandingan terakhir berhasil dikalahkan. Itu juga rasanya menjengkelkan. Juga ada rasa senang, kiraanku melebihi rasa jengkel. Aku senang, aku tak pernah sesal telah memilih mendukungnya. Rasa kecewa pernah ada dulu, itu ditujukan keseorang pelatih bernama mourinho. Dia pergi, meninggalkan club (lain kali kuceritakan panjang lebar).

Kaltim (salah satu) Koridor Ekonomi Nasional. Benarkah?

Sesuai dengan Visi dan Strategi Nasional Kabinet Indonesia Bersatu II Tahun 2010-2014 yaitu INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS DAN BERKEADILAN, dengan strategi nasional yaitu “Melanjutkan dan Memperkuat Triple Track Strategy (Pro Growth, Pro Jobs dan Pro Poor)”. Mempercepat Pertumbuhan Inklusif dan berkelanjutan, dengan Mengandalkan ekonomi sumberdaya alam termasuk kelautan, yang berbasis iptek agar bernilai tambah tinggi (knowledge-based, industri kreatif) dengan tetap menjaga keberlanjutannya (green economy), Membangun domestic connectivity untuk mendorong investasi dan produksi yang lebih merata. Sedangkan untuk mewujudkan pembangunan berkeadilan yaitu melalui Perlindungan social dan Penciptaan lapangan kerja produktif didukung SDM berkualitas.