internasional

nasional

cerita

Pikiran Kotorku

Beberapa minggu ini, aktivitasku terasa kosong, nggak menghasilkan apa-apa.
Aktivitas monoton tanpa hasil. Mungkin ini juga faktor yang membuat manusia menekan kepalanya dengan keras karena strees,nggak cuma karena banyak aktivitas saja, bahkan nggak ada aktivitas pun bisa bikin strees.
Aku pun nggak habis ide untuk memanfaatkan waktu.
Aku ingin berkisah dengan kawanku bernama Ryan.
Seminggu yang lalu Ryan tidur pagi setelah lembur semalam. Ia bermimpi mempunyai seorang budak perempuan kulit putih mirip dengan Sora Aoi.
Tanpa suatu awalan yang jelas, si budak mendekatinya yang sedang istirahat di pembaringan. Dengan senyum lebar, budak itu membuka begitu saja gaun rumbai-rumbai berwarna putih yang dikenakannya.
“tuan,” katanya manis.
Senyum mengundang dan tubuh legam yang terbuka itu kontan membuat Ryan horni. Ia bangkit dan meraih pinggang budak itu. Masih dalam mimpinya, ia berjanji akan memerdekakan si budak setelah ia selesai. Namun baru dua ayunan…
Huaaa…huuuuuaaaaaa…..huaaaa…… telpon selulernya berdering. Anj*ng.. makinya kaget. Ia lupa menyetelnya dalam mode silence. Nada panggil selulernya, bunyi teriakan orang yang volumenya di polkan. Sengaja ia pilih nada dering itu untuk iseng mengejai kawan-kawannya, tapi malah menyabotase mimpi indahnya pagi itu.
Bapak Ryan cokro aminoto, kata seorang perempuan di seberang saluran.
Jika otak Ryan sudah bekerja dengan beres, tentu ia segera menutup telponnya dan kembali tidur. Tapi, paduan hasrat yang terputus, tamparan nada panggil, dan perempuan yang menyebutkan namanya dengan lengkap ( sudah lama ia nggak dipanggil begitu ), membuat otaknya macet sehingga otomatis ia menjawab, “Pagi”.
Perempuan itu memperkenalkan dirinya sebagai salah satu agen pemasaran asuransi dan menyebut Ryan terpilih sebagai salah satu calon klien untuk polis kecelakaan.
Lagi-lagi, mesti udah disebutkan dengan jelas, karena otak Ryan belum sepenuhnya normal, mulutnya nggak sadar mengucap, “Maksudnya?”

Luna Maya dan Pekerja Malam

Cukup lama juga Luna maya nggak muncul lagi jadi pembawa acara Dasyat. Waw.. mungkin masih membekas ingatan kejadian waktu itu..( dengan ariel ).
tapi no problem, bagiku Luna maya ya Luna maya..
aku tetap ngefans sama dia.
Walaupun tanggapan orang disekitarku banyak memberikan cibiran-cibiran terhadapnya.
yah..ada yang bilang nggak tau malu, nggak punya moral,di anggap sampah dan ada juga yang bilang lebih gila lagi dari itu.
wah..wah..jika seperti ini kejadiannya, aku mulai berpikir tentang masyarakat yang selalu menggingat keburukan dibandingkan kebaikan. Atau lebih tepatnya karena keperempuanannya lah dia di cibir.
waduh..jangan sampe deh berpikiran seperti itu..
Toh..perempuan sama aja dengan laki-laki.
sama-sama manusia yang punya akal dan perasaan.
Tapi ada saja sekelompok masyarakat yang menggakunya punya susila selalu mengganggap rendah orang-orang seperti Luna dan pekerja malam pada umumnya.

***

Pernikahan is Bullshit


Sudah enam bulan aku bekerja di salah satu perusahaan pembiayaan. Selama itu juga kehidupanku tidak ditemani oleh seorang yang disebut kekasih. Selain mengurusi pekerjaan di perusahaan karena tanggungjawab sebagai karyawan, aku juga banyak melakukan bisnis kecil-kecilan diluar stautsku sebagai karyawan.
Aktivitasku memungkinkan atau lebih tepatnya menuntuk jangkauan relasi yang luas, baik dari segi melayani ataupun dilayani. Seiring dengan itu, aku mendapat banyak pandangan tentang “nikah” dari kawan-kawanku yang sudah menyatakan sikap secara resmi melepas masa lajangnya dan yang belum.
Di negaraku, pernikahan diyakini sebagai sebuah hubungan yang tidak lepas dari kehidupan setiap individu. “Siapa yang tidak ingin menikah? Setiap orang ingin menikah, memiliki keluarga dan hidup bersama pasangan kelak.” Mungkin seperti itu. Bahkan sebagian orang meyakini bahwa pernikahan adalah bagian dari ibadah menurut ajaran tertentu. Dalam bagian ini, aktivitas patriarki terasa sangat kental. Paling tidak, menurutku begitu…
Dalam keyakinan ini, pasangan atau istri diwajibkan patuh terhadap pemimpinnya yaitu suami. Suamilah yang akan mengarahkan jalan keluarga. Ini terdengar ( sedikit) egois, tapi begitulah keadaanya.
Tapi bagiku, sekarang itu bukanlah hal yang perlu dipikirkan terlalu dalam. Yang lebih penting adalah ternyata aku masih mempunyai kawan-kawan yang mau berbagi. Walaupun disibukkan dengan aktivitas masing-masing, tapi ada saja cerita setiap kali bejumpa. Sedikit cerita dan nasehat dari kawan cukup untuk membantu mendewasakan karakter.




kisah yang tanggung....

sudah dua bulan ruangku yang kecil di dunia maya berlumut..
yah..karena kesibukan kerja...

liburan kemaren..(aku lupa tepatnya tanggal berapa)..
sedikit seru..juga sedikit jengkel..
sembilan orang...
yups sembilan orang dengan delapan orang berkelamin jantan...
hahahahha.....jangan ngeres dulu...
liburan kemaren...
sembilan orang pergi berlibur ke bontang...

ups...karena sekarang waktunya terbatas...ntr ku sambung laen kali klo ada kesempatan....

cerita yang sedikit luar biasa

sangking sibuknya,udah sekitar dua minggu ku nggak menjenguk blog.
hampir sebulan ku di sibukan oleh anggota ku di kantor yang pada susah di atur..
kadang-kadang aku bayangkan,.gimana klo ku punya sepuluh anggota??
(sekarang ku baru punya 3 anggota)..

baru ingin menulis di blog..
eh..tau tau dapet telepon yang buat mood ku nulis jadi hilang..
tapi sebelumnya..aku punya cerita yang menginspirasiku..
coba di simak...
Seribu tahun sebelum masehi, raja babylon menangkap hidup-hidup seorang raja dari negara jajahannya yang terkenal sebagai raja yang sangat bijaksana.
Saking irinya, raja babylon mempermainkan raja tanah jajahan tersebut dengan menelanjanginya dihadapan rakyatnya yang juga ditangkap sebagai budak.
Rakyat jajahan yang ditangkap sebagai budak, dibagi menjadi 2 Kelompok, yaitu kelompok sisi kiri yang berisikan orang-orang yang membenci sang raja, dan kelompok kanan yang berisikan orang-orang yang sangat mencintai sang raja.
Lalu raja babylon memerintahkan sang raja tanah jajahan yang terlanjang tersebut untuk berjalan ditengah kedua kelompok tersebut sambil membawa guci besar penuh dengan air panas dikepalanya sejauh 500 Meter. Jika dalam jarak 500 meter tersebut sang raja tanah jajahan menumpahkan setetes air, maka ia bersama rakyatnya akan langsung dibunuh ditempat. Jika ia sukses berjalan sejauh 100 Meter tanpa menumpahkan air, ia beserta rakyatnya akan dibebaskan.
Kelompok sisi kiri lalu meneriakan sumpah serapah kepada sang raja tanah jajahan karena mereka membencinya nya. Sedangkan kelompok sisi kanan meneriakan pujian dan semangat kepada sang raja untuk dapat terus berjalan hingga 500 meter tanpa harus menumpahkan setetes air pun.
Akhirnya, dengan kaki gemetar, sang raja mulai berjalan ditengah-tengah teriakan kedua kelompok tersebut. Perlahan demi perlahan dia menuju 500 meter demi kebebasan dirinya dan rakyatnya.
100 Meter…
200 Meter…
300 Meter…
Hingga akhirnya dia sampai pada titik 500 Meter tanpa menumpahkan setetes airpun.
Raja babylon pun tertegun dan tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
Lalu dia bertanya kepada sang raja tanah jajahan akan mengapa ia dapat membawa guci yang cukupberat disertai teriakan-teriakan rakyatnya tanpa bergeming menumpahkan setetes airpun. Raja tanah jajahan pun berkata:
“Jika saya mendengarkan orang-orang yang menghina saya, maka sedikit saja saya menghela nafas kemarahan, maka tangan saya akan bergeming dan membuat air pada guci dikepala saya tumpah.”
“Jika saya mendengarkan orang-orang yang MEMUJI saya dan saya langsung BESAR KEPALA, maka saya akan menjadi arogan dan meneriakan semua yang mendukung saya untuk beronntak dan tentu saja akan mati sia-sia karena jumlah mereka tidaklah sebanyak dari pasukan babylon saat itu.”
“Oleh karena itu, apapun teriakan orang yang saya dengar, saya tetap fokus kepada tujuan saya untuk terus berjalan sejauh 500 Meter demi kebebasan.”

cerita yang luar biasa bukan..!!!